PENGERTIAN DAN HAKIKAT IPS
DALAM PROGRAM PENDIDIKAN
S. P. Taneo
Hakikat perkembangan seseorang mulai saat ia lahir sampai menjadi dewasa,
tidak dapat terlepas dari masyarakat. Oleh karena itu pengetahuan sosial dapat
dikatakan tidak asing bagi tiap orang. Kehidupan sosial manusia di masyarakat
beraspek majemuk yang meliputi aspek hubungan sosial, ekonomi, psikologi,
budaya, sejarah, geografi dan politik. Karena tiap aspek kehidupan sosial itu
mencakup lingkup yang luas, untuk mempelajari dan mengkajinya menuntut bidang
ilmu-ilmu yang khusus. Melalui ilmu-ilmu sosial dikembangkan bidang-bidang ilmu
tertentu sesuai dengan aspek kehidupan sosial masing-masing. IPS sebagai bidang
pendidikan tidak hanya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan sosial,
melainkan lebih jauh daripada itu berupaya membina dan mengembangkan mereka
menjadi SDM Indonesia yang berketerampilan sosial dan intelektual sebagai warga
negara yang memiliki perhatian serta kepedulian sosial yang bertanggung jawab
merealisasikan tujuan nasional. Kehidupan di masyarakat dan bermasyarakat yang
terus berkembang, menjadi landasan bagi pengembangan IPS sebagai bidang
pendidikan sesuai dengan tuntutan perubahan serta kemajuan kehidupan tersebut.
IPS merupakan bidang studi baru, sebab baru dikenal sejak diberlakukannya
kurikulum 1975. Dikatakan baru karena cara pandangnya bersifat terpadu. Artinya
bahwa IPS merupakan perpaduan dari sejumlah mata pelajaran-mata pelajaran
tersebut mempunyai kajian yang sama, yaitu manusia.
Bidang studi IPS berasal dari Negara Amerika Serikat dengan nama aslinya
Social Studies. Latar belakang dimasukkannya IPS ke dalam kurikulum sekolah
karena munculnya masalah-masalah nasional sebagai akibat peristiwa G30S/PKI,
salah satu masalah tersebut adalah rendahnya mutu pendidikan di Indonesia.
Pemerintah melakukan pembaharuan kurikulum, yaitu pendidikan dasar menjadi 8
tahun, penggabungan bidang studi yang serumpun, dan sistem kredit. Tahun 1984
pemerintah memberlakukan kurikulum baru, di SD diajarkan IPS terpadu, SMP
diajarkan IPS terkait, dan SMA IPS diajarkan secara terpisah. Kurikulum 1994, IPS
SD terdiri IPS terpadu dan sejarah, IPS di SMP terdiri dari sejarah, ekonomi, dan
geografi sedangkan IPS di SMA tetap diajarkan secara terpisah.
Pendidikan IPS diperuntukkan bagi pendidikan dasar dan menengah dalam
rangka pembinaan peserta didik agar memiliki pengetahuan, sikap, dan tingkah laku
yang positif baik sebagai warga masyarakat maupun sebagai warga negara.
1-32 Unit 1
Pendidikan IPS sangat penting diberikan kepada siswa pada jenjang
pendidikan dasar dan menengah, sebab siswa sebagai anggota masyarakat perlu
mengenal masyarakat dan lingkungannya. Untuk mengenal masyarakat, siswa dapat
belajar mulai dari media cetak, elektronik maupun langsung melalui pengalaman
hidupnya di tengah-tengah masyarakat.
Dengan pengajaran IPS diharapkan siswa dapat memperoleh pengetahuan,
keterampilan, sikap dan kepekaan untuk menghadapi hidup beserta tantangantantangannya.
Selanjutnya mereka diharapkan mampu bertindak secara rasional
dalam memecahkan masalah-masalah sosial yang dihadapi dalam kehidupan.
Selasa, 13 Maret 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar